Daun Gedi

Daun Gedi (Abelmoschus manihot) sebelumnya dinamakan Hibiscus Manihot L. Sering dikenal juga dengan nama Sayur Yondok.
Daun berbentuk menjari ini secara fisik mirip dengan daun pepaya. Hanya saja daun gedi penampilannya lebih langsing dari daun pepaya.

Yang menjadi ciri khas daun ini adalah, selain bentuk menjarinya, jika terluka, daun ini akan  mengeluarkan semacam lendir (Gidi dalam bahasa Manado). Apakah karena gidi ini sampai daun ini kemudian dinamakan daun Gedi? hmm saya juga tidak tahu

Daun Gedi ini banyak ditemui di Tanah Minahasa (baca: Manado). Banyak ditanam masyarakat di  pekarangan rumah, karena selain tanaman pagar juga masyarakat Tanah Minahasa sangat gemar mengkonsumsi daun gedi ini..

Sebagian masyarakat Tanah MInahasa meyakini akan begitu banyaknya vitamin dan zat gizi yang terkandung dalam tanaman ini, sehingga jika rajin mengkonsumsi daun gedi ini dapat membuat kulit menjadi halus mulus dan berseri, Ahaaa saya tidak tahu sampai dimana kebenarannya secara ilmiah, tetapi ya begitulah adanya.

Sayur Gedi
Tidak dapat disangkal lagi, bahwa orang Manado terkenal dengan kulitnya. Berkulit putih bersih dan mulus. Mungkin untuk warna kulit adalah faktor keturunan. Tetapi untuk kemulusan kulit juga dipengaruhi  dengan apa yang kita konsumsi. Hmmm, sekedar intermezzo. Tapi dapat juga djadikan bahan renungan.


Daun Gedi ini, oleh masyarakat Tanah minahasa sering diolah menadi berbagai sajian, termasuk merupakan komponen utama Bubur Manado (Tinutuan). Bubur Manado (Tinutuan) tanpa Daun Gedi, identik dengan "malam tak berbintang" :). Selain itu juga, daun Gedi ini   dan sering dicampur dengan talas dan dimasak kuah asam (sejenis sayur bening berbumbu Woku), juga dapat dimasak santan dan lain sebagainya.


Daun ini relatif gampang ditanam. Hanya dengan stek batang sudah bisa tumbuh. Malah terkadang batang patah yang dibuang tergeletak ditanah saja tetap bisa tumbuh.

Demikian perkenalan singkat dengan jenis tanaman ini.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK