Resep Huzarensla


Menulis resep Huzarensla ini serasa saya sedang memasuki ‘time tunnel’ (terowongan waktu) yang membawa saya kembali ke saat oma saya masih hidup .
Sayapun terus dibawah menyusuri  time tunnel’ ini sampai akhirnya ‘terdampar’ pada masa kecil saya  dengan kehidupan religius kami sebagai umat Katholik.

Kala itu masih banyak misionaris bule yang bertugas di daerah Manado dan sekitarnya. Memang mereka itu pastor /bruder dan suster. tapi juga berkarya di masyarakat. Dari mereka itu ada insinyur, guru professional, guru musik bahkan dokter serta berbagai profesi lainnya.

Saat itu kehidupan keluarga kami begitu dekat dengan para misionaris baik yang bule maupun lokal. Oma saya aktif di berbagai kegiatan kerohanian sehingga membawa kami dekat dengan mereka.

Begitulah keakraban itu terjalin, dan merupakan suatu kebahagiaan yang sangat besar bagi kami para keluarga Katholik jika mendapat kesempatan untuk menjamu rohaniwan. Orang Manado menyebutnya dengan istilah ‘kase makang pastor’ (terjemahan letterlijknya : memberi makan kepada para pastor, walaupun dalam konteks ini juga meliputi para suster).

Saat itupun merupakan saat yang saya tunggu tunggu, karena selain ada makanan yang enak enak, para rohaniwan itupun jika berkunjung pasti saya akan diberikan prent . Prent yang berarti gambar (dari bahasa Belanda). Gambar yang dimaksudkan disini adalah gambar para Santo dan Santa (orang kudus) dicetak dengan kualitas yang sangat baik, dan dibalik gambar itu biasanya ada doa. DIjaman itu sepertinya suatu kebanggaan jika seorang anak diberikan prent oleh Pastor/suster.

Huzarensla disajikan dalam buah Avokad
Singkat cerita, saat ‘kase makan pastor’ pun tiba. Suasana rumah heboh menyiapkan masakan yang biasanya didominasi dengan menu era kolonial. Saat itu menu kolonial dinilai lebih praktis, karena cocok untuk semua tamu, lidah orang Manadopun sangat terbiasa dengan menu seperti itu.

Suatu saat, sangking terlalu hebohnya, oma kebingungan untuk menyiapkan menu dessert selain pudding.. Bingung apakah klappertaart ataukah huzarensla…  Saya pun yang masih kecil kala itu, sibuk juga putar otak…. Tapi yang dibenak saya, bagaimana caranya agar Huzarensla yang akan dihidangkan…. Abis, saya kepingin bangeeeet…

Dengan berbagai daya upaya saya berusaha meyakinkan oma, dan akhirnya ‘project’ saya gooool….   Huzarensla .. oke…Dan acara jamuanpun berjalan lancar.

Seusai tamu pulang, omapun datang menghampiri saya sambil ngomong, “Oma tau, kamu memang kepingin makan Huzarensla, jadi akhirnya oma bikinin deh” ……………… hehehhehehe…. Dan seterusnya.. udahan dulu ya….. malu nerusin lagi, mendingan saya kasi resepnya …..:)



Resep Huzarensla


Ini resep turun temurun  versi keluarga kami, dengan sedikit modifikasi penyajiannya. Hanya penyajian saja. Tidak merobah resep memasaknya.

Modifikasi  ini terinsiprasi kala  saya menikmati Huzarensla ini di salah satu restoran yang cukup ternama, dan merasa cocok baik dengan cara penyajian mereka maupun efek cita rasa yang timbul karena modifikasi penyajiannya. Mereka menyajikannya dalam buah avokad yang dibelah dua. Wow mantaaaap .....


Bahan Huzarensla
  • 2 buah wortel besar potong dadu 1 cm - rebus dan tiriskan
  • 3 buah kentang besar potong dadu 1 cm - rebus dan tiriskan
  • 10 - 15 buah rambutan segar dikeluarkan bijinya kemudian dibagi  3. Dapat juga menggunakan rambutan kalengan, bagi 3 rambutannya. Tiriskan airnya
  • 1 buah bit sedang. Potong dadu 1 cm - rebus tiriskan
  • 5 - 6 buah buncis potong 1 cm
  • Separuh buah nanas - Kupas nanas, jangan dicuci dulu, lumuri dengan garam biarkan 5 menit baru dibilas bersih dengan air. Potong dadu 1 cm
  • 1 buah ketimun, kupas dan buang biji, potong dadu 1 cm
  • 2 buah apel besar (kami biasanya memakai apel Malang atau apel hijau) - kupas apel, rendam sekitar 5 menit baru dipotong dadu 1 cm
  • 150 gr lidah asap, Jika kurang yakin dapat dipanggang lagi - potong dadu 1 cm
  • 4 butir telur rebus - potong dadu 1 cm
  • 3 lembar daun selada - potong besar besar
  • 1 buah tomat iris besar besar
  • Beberapa buah Avokad untuk wadahnya


Bahan utuk saus Huzarensla

Bahan campuran 1:
  • 1 bawang bombay iris memanjang tipis
  • 1/2 sdm cuka masak
  • 1 sdm air jeruk lemon (usahakan jangan pakai jeruk nipis sebagai pengganti)
  • 2 sdm air matang

Bahan campuran 2:
  • 1 1/2 sdm gula pasir
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 1/2 sdm mustard

Bahan saus lainnya
  • 4 butir kuning telur rebus dihaluskan
  • 125 gr margarin
  • 150 ml minyak salad



Cara mempersiapkan bahan Huzarensla
Campurkan semua bahan yang sudah dipotong potong sesuai petunjuk. Kecuali Avokad



Cara membuat Saus Huzarensla:
  • Siapkan campuran 1 (campuran bawang bombay, cuka, air dan jeruk lemon) sisihkan
  • Siapkan campuran 2 (Gula, garam, merica, mustard) semuanya diaduk rata. Sisihkan
  • Haluskan kuning telur rebus, lelehkan margarine.Lelehan margarine campur ke dalam kuning telur rebus yang sudah dihaluskan. Tuangkan perlahan lahan dan aduk cepat agar campuran tidak menggumpal. Ini selanjutnya disebut campuran 3
  • Masukkan campuran 2 ke dalam campuran 3. Aduk cepat sampai semuanya tercampur rata
  • Masukkan campuran 1 (bawang bombay, cuka, air dan air jeruk lemon)
  • Tambahkan minyak salad
  • Aduk semua sampai rata

Penyajian Huzarensla
  • Bahan bahan dicampur dengan sausnya
  • Belah avokad menjadi 2 bagian. Masukkan Huzarensla kedalam belahan buah avokad
  • .Huarensla dihidangkan dalam buah avokad


Catatan:
  • Untuk penghematan biaya, buah avokad dan rambutan kaleng dapat dihilangkan. Rasanya masih tetap mantap di lidah koq
  • Untuk saosnya  dapat juga ditambahkan  1 sdm saos tomat yang dimasukkan dalam campuran 2. Prose selanjutnya seperti diatas

Demikian Resep Huzarensla versi keluarga kami. Selamt mencoba

Enjoy and Happy cooking

3 comments:

  1. Saos Huzarensla+ saos tomat = thousand islands. KIra kira begitu?

    ReplyDelete
  2. Huzarensla Manado.. top markotop

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK