Resep cara membuat Biefstuk

Ingat Biefstuk (Bistik)  , ingat jaman kolonial – Ahaa, betul … Biefstuk  sajian jaman kolonial yang akrab dengan lidah opa opa/oma oma, oom oom/tante tante,  sinyo dan nonik jaman kolonial  ini dapat di temui di resto resto yang menjual hidangan jadul …. Tapi mungkin sudah tidak banyak lagi



Biefstuk (dalam bahasa Belanda), yang dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan kata bistik ---- Menu jadul ini pernah dipandang sebelah mata oleh orang orang yang secara tiba tiba menganggap diri mereka go international. Apa karena menganggap ini menu jadul atau entah apalah yang ada dibenak mereka

Kisah berawal, suatu ketika saya terlibat dalam suatu team set up hotel baru. Hotel yang di set up ini awalnya merupakan salah satu hotel yang ber ‘rating tinggi’ di era tahun 80an, dan selanjutnya dituntut oleh persaingan yang begitu ketat dan makin ‘semarak’nya industri  perhotelan di Manado, mengharuskan hotel ini berbenah agar bisa lebih siap dalam memasuki dunia persaingan perhotelan di Manado.

Singkat cerita,  sejalan dengan progres pekerjaan, tibalah saatnya bagi team manajemen baru untuk melakukan food testing, dengan tujuan untuk mengevaluasi keberadaan  food and beverages department di hotel itu.

Calon GM dan chef yang baru kemudian meminta petugas bagian dapur untuk menyajikan menu andalan mereka.

Dengan bangganya para karyawan bagian dapur menyajikan biefstuk (bistik) yang merupakan menu andalan mereka kala hotel ini masih berjaya. That’s it !!!…. Tanpa embel embel, karena mereka ingin tahu apa komentar para calon petinggi baru ini.

Tampak wajah penuh rasa bangga terpancar di wajah para crew dapur, mungkin sambil mereka membayangkan pujian seperti apa yang akan dilontarkan untuk mereka.

Tetapi diluar dugaan, calon petinggi yang baru bahkan berkata dengan sinisnya bahwa menu itu ‘not recommended’ katanya terlalu jadul dan lain lain dan lain lain.

Para crew dapur masih bertanya lagi, berusaha mencari akar permasalahan, karena sebelumnya mereka menganggap, mungkin cara penyajian mereka yang perlu ditingkatkan. Tapi tetap saja komentar miring yang keluar, yaa kurang reprensentatif lah dan begini begitu…

Dengan penuh rasa tidak puas sekaligus kecewa, para crew dapur mengomel sambil berkata bahwa mereka tidak habis pikir, karena menu ini menjadi favorit beberapa  orang besar di tanah air, bahkan mereka pernah membuat pesanan khusus menu biefstuk (bistik) ini untuk para ‘beliau’. Koq bisa malah jadinya not recommended?

Apa karena menu ini sudah jarang ditemui di restoran restoran? …. *$#%@& binun deh………..
------------------------------------------------

Aha, tentu saja bukan biefstuk resep ini yang disajikan oleh para crew dapur di hotel yang saya ceritakan tadi.

Ini adalah  biefstuk (bistik) resep kuno warisan keluarga kami yang dipraktekan turun temurun.

Hanya saja, salah satu permasalahan dalam mengaplikasikan menu ini terletak dari bahannya yang agak merogoh kocek, mengingat kami menggunakan wine dalam membuat sausnya. Tapi kalo gak ada wine ya tidak masalah walaupun memang nanti ada cita rasa yang terreduksi.

Ok? Ini dia resepnya saya bagi untuk anda…

Yuk, hadirkan suasana jaman kolonial tempo doeloe di meja makan anda…. Simaaaak

Resep Biefstuk ala keluarga kami. 

Bahan
  • 300 gram Daging haas bisa sapi, bisa juga babi
  •    3 sdm margarine
  •  1/2 sdm cuka masak
  •   1 sdm kecap manis
  •    Lada secukupnya
  •     Biji pala diparut secukupnya
  • Garam secukupnya
Bahan saos
  •  ½  cangkir susu sapi   
  •  1 sloki wine 
  •  1 sdm margarine
  •   sedikit tepung terigu/kanji/maizena dilarutkan dengan sedkit air
  •  merica secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara membuat biefstuk

Tahap pertama : menyiapkan daging

  • Siapkan daging haas sapi atau babi. Taruh di piring
  • Pukul pukulkan daging haas ini dengan pemukul daging atau sendok kayu sampai empuk tapi jangan sampai hancur atau putus seratnya
  • Balurkan daging dengan lada, pala, cuka,kecap dan garam.
  • Tusuk tusuk daging dengan garpu daging agar bumbu bumbunya meresap
  • Tindihkan daging lagi dengan batu (ulegan) lagi sampai sekitar 2-3 jam
  Tahap ke 2 : Menggoreng daging
  • Lelehkan 3 sdm margarine di wajan. Masukkan dagingnya ke dalam mentega yang sudah mencair. Yang dimasukkan hanya dagingnya saja .. kecap dan sisa bumbu lainnya dibiarkan saja di piring
  • Goreng daging dengan mentega yang meleleh tadi. Jika kurang tambahkan sedikit mentega.
  • Jika sudah merah, balikkan daging. Tusuk tusuk lagi dengan garpu agar minyak margarinenya meresap ke dalam daging. Goreng sampai matang

Tahap ke 3 : Membuat saos biefstuk

  • Campurkan sisa bumbu rendaman daging dengan bahan bahan saos biefstuk, kecuali margarin
  • Panaskan margarin diwajan, masukan campuran  bahan saos biefstuk.
  • Tunggu sampai mendidih. Angkat

Tahap 4 : Penyajian
  •  Potong daging tipis tipis,  Tuangkan saos biefstuk ke atas daging pada saat penyajian
  • Dihidangkan dengan campuran dengan sayuran rebus..... Bisa dengan brokoli, wortel,kentang , buncis, bunga kol dlsb .... atau tergantung selera
 Demikian resep cara membuat biefstuk ini semoga dapat meramaikan sajan di meja makan untuk orang orang terkasih

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK