Resep memasak Paniki Manado

Halo sobat, jumpa lagi dalam artikel saya tentang resep kuliner ekstrim ala Tanah Minahasa (baca Manado) Kali ini edisi kelewar – Wow, kelelawar? Dalam bahasa Manado, si batman ini dikenal dengan nama Paniki

Paniki ini merupakan sajian khas Tanah Minahasa dan sudah lumrah dijual di resto resto Minahasa yang tersebar di berbagai tempat. Paniki ini bercita rasa pedas .. mungkin karena bumbunya dan juga hidangan ini bersifat ‘panas’. Makanya untuk menyantap Paniki ini jangan dalam jumlah yang berlebih.
Paniki

Daging Paniki ini bertekstur liat,sehingga untuk mengolahnya harus direbus terlebih dahulu agar dagingnya empuk. Sedangkan bagian yang paling banyak diminati adalah sayapnya.. Wow sedaaap  deh pokoknya
So, pingin mengolahnya sendiri? Simak resep memasak Paniki Manado dibawah ini…

 Bahan
·         1 ekor kelelawar (Paniki)
·         8 siung bawang merah dihaluskan
·         3 siung bawang putih dihaluskan
·         3 ruas jari jahe dihaluskan
·         3 ruas jari kunyit dihaluskan
·         1 genggam cabe merah atau menurut selera
·         2 sereh dihaluskan
·         1 lembar daun pandan, dipotong besar besar
·         Santan dari separuh kelapa atau 2 bungkus santan instant kemasan kecil
·         1 genggam daun jeruk
·         Garam secukupnya
·         Bumbu masak (jika mau)

Cara membuat Paniki
·         Bersihkan daging paniki, rebus paniki empuk, angkat dan sisihkan
·         Tumis semua bumbu halus sampai berbau harum
·         Masukkan daun pandan  dan daun jeruk, masak sampai semua bumbu matang
·         Masukkan daging paniki. Aduk aduk sampai bumbu meresap. Dapat ditambahkan air jika perlu
·         Masukkan santan dan masak hingga santan menjadi kering
·         Angkat dan siap disajikan


Demikian resep memasak Paniki Manado, selamat mencoba --- Tampilkan cita rasa Tanah Minahasa di meja makan ada – Semoga berkenan. Salam dari Manado

3 comments:

  1. Wiidiiiww ekstrim banget yaa makanan khas Manado itu, kata temen gue sih enak banget. gue sih belum berani nyoba hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya begitulah.. ekstrim itu relatif ... Itulah keragaman budaya Indonesia.. Untuk infonya Kelelawar (paniki) kalau di Manado dijual di supermarket loh... berjejer jejer di showcase

      Delete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK