Resep Kaapsche Wolken (Kue Awan Awan) ala Kolonial

Hahaha gara gara nemu buku resep kuno  milik oma saya, ini nih jadinya malah pingin berbagi di blog ini.

Saya ingat dulu kue ini suka dibikin sama oma, Saya suka sekali kue ini, suka cita rasa susunya. 

Saya tidak tahu apakah dalam membuat kue ini oma mengaplikasikannya benar benar menurut resepnya (hanya ditambahkan rhum) atau ada cara  lain dalam mengolahnya. 
Resep Kaapsche Wolken (kue Awan Awan) ala Kolonial
Sudah saya cari di semua buku resep milik oma (saya cukup mengenal buku buku resep ‘jimat’nya oma) tapi saya tidak menemukan resep Kue awan awan (Kaapsche Wolken) ala kolonial  ini yang ditulis dalam versi lainnya. Tapi hanya inilah referensi yang saya dapat.

Memang sudah lebih dari 4 tahun kami tidak mempraktekan resep ini, karena buku resep oma hilang pada saat kami pindah rumah dan ketemunya juga belum lama ini. Belum sempat mengeksekusinya karena kesibukan saya bekerja mencari nafkah.

Dalam resep Kue awan awan (Kaapsche Wolken) ala kolonial  yang saya tulis ulang ini, saya hanya memodifikasi tambahan bahan dengan hanya menambahkan rhum saja. Lain lainnya semua sama. Saya memang  memodifikasi cara menulis resepnya, menyesuaikannya dengan bahasa Indonesia yang lebih dapat dimengerti dan juga disesuaikan menurut ejaan yang berlaku sekarang..

OK? Cekidot. Yuk simak

Bahan 
  • 10 putih telur
  • Sedikit air perasan jeruk nipis
  • 1 boto susu cair
  • Sedikit gula
  • 1 Vanila batangan, bisa juga menggunakan vanila powder
  • 6 kuning telur
  • Rhum secukupnya
  • Kenari cincang secukupnya
  • Kismis secukupnya

Cara membuat 
  • Kocok putih telur dengan sedikit air jeruk nipis. Kocok sampai keras
  • Didihkan susu, rhum, masukkan vania dan sedikit gula. Masak sampai mendidih
  • Jika sudah mendidih, ambil sedikit demi sedikit (1 sendok makan) putih telur kocok,masukkan ke dalam susu panas
  • Balikkan putih telur jika sudah mengembang. Angkat jika sudah matang. Atur dalam saringan
  • Jika putih telur sudah matang semuanya, angkat susu dari api
  • Kocok kuning telur, tambahkan gula sesuai selera
  • Masak sambil diaduk aduk hingga matang
  • Ambil piring taart atau wadah dari gelas. atur putih telur rebus tadi. Bisa juga ditambahkan kenari dan kismis disekelilingnya.
  • Tuangkan susu di atas putih telr yang sudah ditata dengan kenari dan kismis
  • Siap disajikan
  • Selamat menikmati

Dibawah ini saya sertakan tulisan aslinya tanpa editing (sesuai foto di atas).
Ambil 10 poetih teloer, poekoel itu dengan sedikit air djeroek sampai keras . Kasih mendidih 1 botol soesoe. Taruh goela  sedikit dengan sepotong Vanillie. Kalau soedah mendidih itoe soesoe, ambil sedikit sedikit 1 sendok poetih toelur  jang dipukul, dan taroeh itu dalam itoe soesoe panas. Kalaoe moelai bangkak itu poetih teloer, misti balik dan kalau soedah masak, angkat itu dan atoer dahoeloe diaja2. Lebih banjak awan2 (poetih teloer) itu lebih bagus. Kalaoe soedah masak habis itu poetih telur, angkat itu soesoe dari api. Sekarang  poekoel itu merah teloer dari 6 biji dengan goela seberapa soeka, campur dengan soesoe itu, masak ini sama2 serta gojang2 sampai kental. Ambil piring taart, atau tempat boeah dari glas. Atoer itu koekis awan2 beberapa susun diitoe tempat dan salin saus soesoe diatasnja. Boleh lagi atoer keliling kanari dan kismis.

Demikian resep Kue awan awan (Kaapsche Wolken) ala kolonial … Hadirkan suasana tempo doeloe dimeja saji anda.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK