Resep Cumi Tumis Tinta

Ini dia Cumi Tumis Tinta ala keluargaku.

Saya tidak terlalu yakin apakah ini termasuk masakan Manado atau bukan. Masakan ini saya kenal sejak masih kecil. Saat itu kami  sekeluarga tinggal di pesisir pantai teluk Manado yang mayoritas dihuni oleh kaum Borgo.
Cumi Tumis Tinta
Masakan ini benar benar sangat membekas di otak. Kenangan demi kenangan masa silam terus menari nari dalam anganku. Terbayang kala itu, sering ada cumi yag terdampar di bibir pantai. Jumlahnya tidak tanggung tanggung, seluruh warna mendulangnya berember ember itupun tidak habis. Luar bisa memang berkat Tuhan. ----- hening ----  coba dibayangkan dulu.

Lanjuuuut…. Memang hal ini tidak sering terjadi, tetapi tiap tahun ada. Biasanya ini terjadi pada malam hari saat bulan purnama. Selagi mendulang cumi, masyarakatpun berbondong bondong pergi ke pantai, membawa kompor (saat itu masih menggunakan kompor minyak tanah), irus, bumbu bumbu 'darurat' seperti bawang putih, bawang merah dan garam.. Nah rame ramelah kita memasak menu ini, di alam terbuka bersinarkan cahaya bulan purnama.

Bayangkan….. *bayangkan dulu ya* cumi yang masih sueger ger dengan tinta yang masih utuh dan langsung dimasak… lezatoooos banget.

Ya itulah sedikit berbagi cerita masa kecil tentang resep ini.  Tadipun saya menyebut kaum Borgo--- siapakah mereka?

Kaum Borgo adalah suatu kelompok masyarakat di Manado. Warga  keturunan Spanyol, Portugis dan Belanda. Jaman dahulu, orang orang bule itu menikah dengan penduduk asli. Dan keturunannyalah yang disebut kaum Borgo (bahasa aslinya ‘Burger’).  Kaum Borgo ini banyak mendiami daerah pesisir pantai di Tanah Minahasa.(baca: Manado). Cukup gampang mengenali mereka secara fisik, apalagi raut wajahnya, karena rata rata berwajah perpaduan Manado dan Eropa.. Ya berwajah indo. Bahkan banyak juga yang bermata biru atau hijau.

Dalam kesehari hariannya, Kaum Borgo ini juga memiliki budaya yang condong kebarat baratan. Wajar saja, karena mereka masih tetap melestarikan budaya nenek moyangnya  Mereka pintar berdansa, terutama dansa internasional seperti Waltz, Jive, Cha-Cha, tango dan lain sebagainya. Bahkan setiap tahun sering diadakan kontes, dan keahlian berdansa merekapun tidak kalah dengan yang sering muncul pada acara acara TV.

Budaya lain yang masih juga terlihat adalah tarian Katrili dan Figura. Tarian Katrili ini adalah tari pergaulan yang ditarikan oleh beberapa pasang muda mudi.  dan uniknya, mereka menggunakan kostum ala abad XVI, seperti di film film bersetting jaman dahulu.. Sedangkan figura adalah sejenis karnaval yang diselenggarakan pada ‘kunci tahun baru’. Sementara Kunci tahun baru itu sendiri adalah pesta penutup eforia tahun baru. Biasanya diselenggarakan pada hari Sabtu/minggu setelah tahun baru atau paling lambat diselenggarakan pada hari Sabtu/Minggu terakhir di bulan Januari. 

Ya, begitulah sedikit celoteh saya tentang kaum Borgo dan sedikit adat istiadat mereka, Sekarang… kita simak yuk masakan Manado (mungkinkah disebut demikian ?) dari kaum Borgo .. Sangat mudah mengaplikasikan masakan ini  …terereeeeeeng ini dia

Resep Cumi Tumis Tinta

Bahan:
  • 8 ekor cumi sedang
  • 3 bawang putih besar - dihaluskan
  • 4 bawang merah- dihaluskan
  • Sedikit cabe ijo (jika suka)
  • 1 sdm air perasan jeruk nipis
  • Garam secukupnya
  • Penyedap (jika suka)
  • Minyak untuk menumis

Cumi yang masih mentah

Cara membuat
  • Bersihkan cumi, hati hati dengan kantong tintanya usahakan jangan pecah
  • Potong potong cumi sesuai selera. Usahakan kantong tinta tetap utuh
  • Lumuri cumi dengan air perasan jeruk nipis sekitar 15 menit
  • Tumis bawang putih dan bawang merah dalam minyak secukupnya. Minyaknya jangan banyak banyak
  • Masukan cumi, pakai api jangan terlalu besar. Diaduk aduk sebentar. Bisa juga ditambahkan air jika ingin berkuah
  • Masak cumi hingga matang. Jangan lupa masukkan garam dan penyedap (jika suka)
  • Selesai deh
Gampang kan?

Demikian resep Cumi Tumis Tinta, semoga berkenan.

Enjoy masakan Manado and happy cooking

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK