Resep Babi Cah Kemangi Bumbu Oriental



Resep masakan daging babi kali ini terinspirasi dari masakan Thailand. Maaf, saya juga tidak berani menyebutkan ini masakan Thai, karena memang bumbunya sudah tidak original, disesuaikan dengan ketersediaanya ditempat saya. Cara masaknya juga sudah dimodifikasi sesuai selera.

Babi Cah Kemangi Bumbu Oriental
Sebagai contoh, ‘pakem’nya menggunakan sweet basil, tetapi karena di tempat saya tidak ada sweet basil, ya pake kemangi juga oke, kan rasa rada rada sama.

Dan saya juga bingung menamai masakan ini. Ya, sudah ku namain Babi Cah Kemangi bumbu oriental  deh, lebih netral dan terarah.

Resep masakan ini pernah saya aplikasikan pada daging sapi. Enak koq. Tapi saya belum pernah mencobanya untuk daging ayam.

Ok?  Simak yuk resepnya.

Resep Babi Cah Kemangi Bumbu Oriental 

Bahan:
  • ½ Kg daging babi berlapis lemak
  • 1 genggam kemangi yang sudah dipetik daunnya. Lebih mantap lagi jika menggunakan sweet basil
  • 1 sdt brown sugar kalau tidak ada bisa juga pakai gula putih
  • 2 sdm Kecap ikan
  • 2 sdm minyak wijen
  • 1 sdm air perasan jeruk nipis
  • Sedikit air (sesuai selera)
Bumbu halus:
  • ½ sdt merica
  • 3 bawang putih 

 Cara membuat Babi Cah Kemangi Bumbu Oriental
  • Potong potong daging menjadi lapisan tipis.
  • Lumuri daging dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama 15 menit
  • Siapkan wajan. sangrai daging hingga berubah warna sekitar ¾ matang
  • Masukkan bawang putih
  • Tambahkan brown sugar/gula putih,
  • Masukkan kecap ikan dengan sedikit air aduk aduk sebentar tunggu hingga matang
  • Masukkan kemangi. aduk aduk beberapa detik. Jangan lama lama. Hanya sampai kemangi mendekati layu
  • Menjelang akan diangkat, masukkan minyak wijen. Aduk cepat 2 putaran. Matikan api saat kemangi baru saja layu. Aduk aduk lagi hingga bumbu tercampur merata.
  • Jadi deh

Demikian Resep  Babi Cah kemangi bumbu Oriental. Selamat mencoba

Enjoy and happy cooking

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK