Mengenal jenis jenis ikan laut yang merakyat di kalangan orang Manado

Tulisan ini sebetulnya saya peruntukkan bagi teman teman yang belum pernah pergi ke Manado dan untuk satu dan lain hal harus menetap di Manado.

Manado, kota eksotik dan banyak orang menyebutnya sebagai ‘surga kuliner’, daerah yang kaya dengan sea food segar memang akan sangat memanjakan lidah bagi para penikmat sea food.
Yuk mengenal jenis jenis ikan laut yang merakyat di Manado. So, untuk kali ini saya hanya akan mengulas tentang ikan yang ‘berbandrol’ murah meriah, dengan harga yang sangat terjangkau.

Dalam beberapa topik pembahasan pada grup kuliner di jejaring sosial facebook, sering saya temui ajakan untuk tidak mengkonsumsi ikan laut. Banyak yang mengatakan bahwa ikan laut sudah tercemar ini dan itu.. Yaa bisa saja pencemaran itu benar, tetapi apakah pencemaran itu terjadi di seluruh perairan Indonesia? Ow tentu saja tidaaak.

Well, dalam tulisan ini saya tidak akan membahas tentang pencemaran ikan laut, tapi kali ini saya akan bahas tentang ikan ikan laut apa saja yang merakyat bagi masyarakat Manado.

Tidak sulit untuk menemukan ikan laut segar di Manado. Bahkan yang masih hiduppun, meloncat loncat di perahu nelayan yang baru saja berlabuh. Ow.. Masih juga belum percaya? Jika anda berkesempatan pergi ke Manado, cobalah untuk ‘main main’ ke pasar Sindulang, Pasar ikan tradisional yang cukup terkenal. Pasar ini tidak besar sebagaimana pelelangan ikan. Hanya pasar ‘kagetan’  panjangnya kurang lebih sekitar 1 gang saja. Cobalah berkunjung ke pasar ini setelah jam 4 sore hingga jam 7 malam. Disitu anda bisa melihat sendiri, para nelayan tradisional baru saja pulang melaut dengan ikan hasil tangkapan mereka yang masih meloncat loncat di perahu…. Bener bener fresh.. tanpa formalin.

Pasar Sindulang ini juga merupakan salah satu tempat favorit saya. Tidak ada yang menarik dari sana hanyalah belanja ikan segar .

So, pingin tau  jenis jenis ikan laut apa saja yang merakyat pada masyarakat Manado? Ini dia … tetapi semuanya saya tulis dalam bahasa yang lazimnya dipergunakan oleh orang Manado

Yuk simak ….

Mengenal jenis jenis ikan laut yang merakyat di kalangan orang Manado 


1. Ikan Tude dan Ikan Oci


Ikan Tude
Ikan Tude
Ikan Tude yang dalam istilah umum dikenal sebagai ‘ikan kembung’. Sebetulnya ikan tude ini memiliki 2 fase nama. Jika masih dalam ukuran sedang  (Panjang sekitar `14 cm tebal 2 cm) biasa disebut Tude, namun  jika sudah lebih  besar dari ukuran tersebut ,namanyapun berganti menjadi Ikan Oci. Ahaa 1 ikan saja perlu 2 nama.Padahal ikannya ya itu itu juga.

Ikan Tude sangat terkenal dalam dunia perkulineran Manado. Jika anda berkunjung ke Manado pasti tidak asing dengan menu Ikan Tude Bakar yang restonya bertebaran di selurh kawasan kota Manado.  Demikian juga untuk menu Ikan OCi Bakar

2. Ikan Lehoma


Ikan Lehoma
Ikan Lehoma
Ikan Lehoma, sekilas mirip ikan Tude hanya bedanya ikan Lehoma ada garis kuning di tubuhnya, Ikan Lehoma ini tekstur dagingnya lebih empuk dari ikan tude, sehingga lebih lezat jika dibakar. Bisa juga digoreng tapi harus ekstra harti hati karena sifat dagingnya yang mudah hancur.  Soal rasanya sih tetap aja enak


3. Ikan Malalugis


ikan Malalugis
Ikan Malalugis

 Wah kalau ikan ini saya juga tidak tau apa bahasa Indonesianya, karena selama saya bermukim di Jakarta dan Surabaya saya tidak pernah menemukan ikan Malalugis ini di pasaran. Ikan Malalugis ini lezat rasanya, hanya saja jika membersihkannya harus extra hati hati. Kalau tidak jeli membersihkannya, ikan ini akan mudah gatal. Yang harus diperhatikan adalah gumpalan darah dekat tulang belakangnya yang harus benar benar dibersihkan. Ikan Malalugis ini sarat kandungan protein, jadi sebaiknya tidak mengkonsumsinya setiap harinya berturut turut untuk kurun waktu yang lebih dari sebulan. Jadi paling tidak ada selingan mengkonusmsi ikan lain selama 2 atau 3 hari baru mengkonsumsi ikan Malalugis lagi. Keseringan mengkonsumsi ikan Malalugis tanpa jeda dapat mengakibatkan over protein pada kulit dan sangat mengganggu baik kenyamanan maupun penampilan.

4. Ikan Deho

Ikan Deho
Ikan Deho
Ikan Deho mirip dengan ikan Cakalang. Hanya saja ikan Cakalang lebih besar, Kalau ikan Deho  paling banter panjangnya sekitar 25 Cm.  Ikan tanpa sisik ini lezat rasanya, sarat kandungan protein dengan harga yang sangat terjangkau

5. Ikan Roa 


Ikan Roa
Ikan Roa 
ikan roa mentah


Ikan Roa sering juga disebut Galafea. Memang nama Galafea mungkin sudah hampir tidak dikenal oleh generasi muda sekarang. Nama Galafea ini tergolong bahasa tua yang sering dipakai pada era tahun 1970an dan sebelumnya.

Ikan Roa merupakan ikan yang bersisik tapi hanya sedikit, berbentuk ramping dengan panjang sekitar 20an cm dan lebar sekitar 2 cm. Ciri khas ikan roa ini adalah bentuk mulut bagian bawahnya, seolah ada semacam tulang yang panjangnya sekitar 5 cm.  yaa monyong monyong gitu deh mulutnya.

Ikan Roa ini jarang dikonsumsi saat masih fresh. Tapi bukan berarti tidak dikonsumsi ya.. Hanya kalangan tertentu yang suka mengkonsumsinya. Biasanya ikan roa fresh ini dipanggang lunak dulu kemudian diolah lagi. Biasanya diolah jadi masakan ikan kuah asam ataupun di masak saus kering (mirip mirip balado).

IKan Roa sebagaimana diproses dulu menjadi Ikan Roa Asap  baru kemudian dimasak sesuai selera. Belakangan ini lagi ngetrend yang namanya sambal roa atau rica roa. Sambal roa ini adalah sambal yang diolah dari ikan roa asap

Ini dia penampakan ikan roa asap

Ikan roa asap
Ikan Roa asap

6. Ikan Cakalang


Ikan Cakalang
Ikan Cakalang

Ikan Cakalang  dengan nama kerennya skipjack, ahaa kalau yang satu ini sepertinya sudah tidak perlu penjelasannya lagi. Semua orang pasti sudah mengenalnya. Ikan Cakalang ini sangat lezat diolah menjadi berbagai macam sajian. Telurnya juga bisa dibuat Bakasang. Bakasang? Apa itu? Bakasang adalah fermentasi telur ikan (bisa juga udang atau teri segar) dengan garam yang diproses dibawah sinar matahari, mirip dengan proses fermentasi makanan jepang yang namanya Shiokara. Bakasang sering dipergunakan untuk campuran sambal. Memang tidak semua orang bisa menikmati bakasang karena baunya yang khas dan sangat menyengat. Tapi begitu dicoba baruuu deh tau lezatnya. Ahaa kesampingkan baunya ya…. J

Sering juga ikan Cakalang ini diolah menjadi ikan asap yang lazim dikenal dengan nama Cakalang fufu. Untuk mengenal seperti apa Cakalang fufu ini silahkanklik disini untuk melihat artikelnya

7.Ikan Tuna


Ikan Tuna
Ikan Tuna
Ikan Tuna dalam bahasa Manado dikenal dengan nama Ikan Madidihang. Jika masih berusia muda penampakannya sekilas mirip ikan cakalang.  Tetapi jika sudah dewasa baru kelihatan perbedaannya. Karena ikan Tuna akan tumbuh menjadi ikan yang sangat besar, jauh melebihi besarnya ikan Cakalang.


Perbedaan Ikan Tuna dan Ikan Cakalang

Sekilas penampilan keduanya hampir sama. Bagaimana kita membedakan yang mana yang ikan Tuna yang mana yang ikan Cakalang

Gampang…. Liat saja guratan  garis di samping badan ikan. Ikan Tuna guratan garisnya vertikal sedangkan Ikan Cakalang guratan garisnya horizontal. Perhatikan foto ikan Tuna dan ikan Cakalang ......Mudah bukan? 



Penutup
Sebagai penutup, simak perbedaan penampakan ikan Tude, Deho dan Tuna. Semuanya dalam ukuran kecil. Tude  yang paling ujung sana, Deho yang ditengah sedangkan yang sebelah sini yang badannya bergaris vertikal adalah Tuna. Perhatikan garis garis vertikal di tubuh ikan Tuna


Ikan Tuna, Tude dan Deho
Ikan Tude yang ukurannya paling kecil, yang ditengah adalah ikan Deho
sedangkan yang ada garis garis vertikal itu adalah ikan Tuna

Ok? Semoga tulisan ini dapat menginspirasi.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK