Mengenal teh lebih dekat dan cara membuat teh


Belakangan ini selain ngopi sudah ,mulai ngetrend pula yang namanya ngeteh. Ngetrend? Ah sebetulnya ini adalah menghidupkan kembali kebiasaan lama.
Mengenal teh lebih dekat


Jam minum teh pun berbeda beda untuk tiap tempat. Di beberapa Negara di barat, misalkan di Inggris jam minum teh adalah antara jam 4 dan jam 6 sore, sedangkan di Cina minum teh dilakukan setiap saat. Jika suka yaa minum aja. Kalau di Indonesia, sayapun juga bingung. Kalau di tempat saya, Manado biasanya jam minum teh antara jam 4 – jam 6 sore. Bahkan pada era lalu (Sekitar tahun 80an dan sebelumnya) masyarakat suka mengadakan undangan minum teh. Malah kalau ada undangan  pesta ulang tahun anak anak yang dirayakan sekitar jam 4 sore, dan juga mengundang orang tuanya, juga ngomongnya ‘mari minum teh bersama .. bla bla’ walaupun sebenarnya tidak sekedar minum teh doang.Namun belakangan ini (sejak era 90an) kebiasaan ini sudah mulai menghilang. So, waktu minum teh di Manadopun sepertinya sudah bergeser mengikuti kebiasaan orang Cina. Minum teh bisa kapan saja. Apalagi setelah sekarang sudah beredar teh  instant dengan berbagai kemasan yang diracik dengan berbagai macam cita rasa.. Wow, tehpun bisa dinikmati setiap saat. Asal kepingin tinggal minum saja.

Sebetulnya teh itu apa sih?
Teh berasal dari tanaman teh dengan nama ilmiah Camellia Sinensis. Saya rasa tanaman teh sudah tidak asing lagi bagi bagi kita orang Indonesia. Kebun teh di Puncak malah sudah menjadi tempat wisata. Bagi yang belum pernah ke Puncak juga bisa melihat tanamannya di iklan iklan produk teh yang bersliweran di televisi.
Hal yang perlu diketahui adalah sebelum teh sampai ke konsumen, teh harus melalui proses dulu. Prosesnya juga ribet, dan secara garis besarnya adalah pucuk teh tersebut dipetik, dibuat layu, digulung, difermentasi, dikeringkan, digiling lalu kemudian dikemas dalam kemasan kerdap udara karena teh mudah membusuk. Itu proses umumnya, terkadang juga ditengah prosesnya teh tersebut diberi semacam rasa untuk lebih melezatkannya.

Variasi kenikmatan teh diberbagai tempat di seluruh dunia                                    
Soal nikmat tidaknya teh memang tergantung selera. Jika kebiasaan orang Cina dalam menikmati teh adalah tidak mencampurkannya dengan susu, tetapi berbeda pula kebiasaan orang Tibet dan kaum pengelana, dimana mereka mengkonsumsi teh adalah dengan mencampurkannya dengan susu bahkan mentega ke dalam teko.

Khasiat teh

Teh diyakini mengandung vitamin B. Selain itu juga teh dapat merangsang sistem saraf sentral dan mengendorkan otot.
Teh hjiau juga diyakini dapat membantu pencernaan, baik bagi kesehatan mata, menenangkan saraf, merangsang otak dan menghilangkan lemak. Ahaa makanya banyak produk pelangsing tubuh menggunakan bahan dasar teh hijau

Jenis jenis the yang dikonsumsi di Cina

  • Teh hijau,  teh hijau adalah daun teh yang tidak difermentasi sehingga menghasilkan cairan yang berwarna kuning pucat
  • Teh Merah, adalah teh yang difermentasi dan menghasilkan cairan yang pekat
  • Teh Hitam. Daun teh hitam yang difermentasi dan menghasilkan cairan yang berwarna kemerahan dengan cita rasa yang kuat
  • Teh Oolong, teh setengah difermentasi, dan dicampur dengan teh hijau dan teh merah
  • Teh Kotak, campuran teh dibentuk menjadi kotak, populer di Rusia , Tibet dan kaum pengelana di Cina Utara
  • Teh Bunga, The hijau berkualitas tinggi yang dicampur dengan bunga kering seperti melati, mawar dan krisan 

Jenis jenis teh seperti yang disebutkan di atas itupun sekarang ini sudah dapat kita temui di supermarket. Kecuali the kotak .. *maksud tulisan ini bukan teh dalam kemasan kotak dengan merk tertentu ya

Berbagai cara menyeduh teh


Cara membuat teh hijau ala Cina

Di Cina, teh hijau biasanya dihidangkan waktu makan, dan dihidangkan pada cangkir cangkir kecil

Ini cara menyeduh teh hijau ala Cina
  • Panaskan 1 liter air
  • Masukkan 3 sdt daun teh hijau
  • Tuangkan air mendidih ke dalam teko khusus teh. Tutup tekonya. Diamkan sekitar 3 menit dan tuangkan ke dalam cangkir teh hijau. Itu loh yang cangkirnya kecil kecil
  • Jangan mencampurkan teh hijau dengan gula atau susu, karena khasiatnya akan berkurang
  • Jika teh terasa terlalu pekat dapat juga menambahkannya dengan air mendidih
  • Teh ini biasanya dihangatkan dalam panci logam atau panci yang terbuat dari tanah liat di atas api kecil. Dapat juga dimasukkan  ke dalam termos
  • Teh hijau paing lambat harus dikonsumsi selama 24 jam terhitung saat teh diseduh

 Kalau yang tadi teh hijau.,dan sekarang giliran teh lemon (lemon tea)

Cara membuat teh lemon (lemon tea) ala Cina

  • Panaskan 1 ltr air
  • Masukkan 2 sdt daun teh hitam, tuangkan air mendidih di dalamnya dan biarkan selama 2 menit
  • Iris jeruk lemon tipis tipis. Masukkan 2 irisan ke dalam cangkir teh
  • Tuangkan teh panas kedalam cangkir yang sudah ditaruh irisan jeruk lemon
  • Dapat juga ditambahkan gula menurut selera


Cara membuat teh  ala orang Inggris

  • Pastikan dulu berapa cangkir teh yang akan diseduh. Maksimal 6 cangkir dalam sekali seduh (1 teko). Dalam tiap cangkir siapkan 150 ml air. Merebusnya bisa ditambahkan sedikit dari ukuran tersebut karena setelah mendidih ada sebagian volume air yang menguap.
  • Rebus air menurut takaran di atas ke dalam panci/ketel yang terpisah dengan teko teh.
  • Menjelang air rebusannya mendidih, hangatkan teko teh dengan menyiramkannya dengan air mendidih, Tunggu sekitar 30 detik kemudian buang air mendidih tadi.
  • Masukkan  daun teh kedalam teko dengan takaran 1 sdt daun teh untuk 1 orang untuk 150 ml air.
  • Begitu air di ketel mendidih,saat itu juga masukkan airnya ke dalam teko yang berisi daun teh,
  • Biarkan selama 3 menit, aduk dan tuangkan ke dalam cangkir
  • Tambahkan susu dan gula sesuai selera


Cara membuat teh melati ala saya

  • Jika yang tadi disebutkan cara menyeduh teh ala formal, sekarang saya akan menyajikan teh favorit saya,Teh melati… Hahahaa teh melati edisi praktis.
  • Biasanya saya menggunakan oolong tea yang biasanya dijual dalam kemasan kaleng. Tetapi jika tidak ada yaa pake the celup biasa juga tidak apa apa
  • Takaran yang biasa saya pakai adalah 1 sdt rata daun teh dengan perbandingan air 150 ml dan 1 -2 kuntum bunga melati
  • Siapkan bunga melati, cuci bersih kembang melatinya
  • Jika menggunakan Oolong tea, siapkan teh dengan prosedur seperti yang disebutkan diatas
  • Letakkan 2 kuntum melati di cangkir teh.
  • Tuangkan teh ke dalam cangkir berisi melati.diamkan paling lama 2 menit. Angkat melati secepatnya, Jangan sampai melatinya menjadi terlalu layu karena rasa khas melatinya akan menjadi berubah
  • Itu cara saya jika menggunakan bahan dasar oolong tea. Tetapi jika akan menggunakan cara praktis sih lebih gampang.
  • Teh diseduh ala teh celup, kekentalan sesuai yang diinginkan. Saat masih sangat panas, masukkan kembang melati
  • Rasanya sih emang tidak se oke oolong tea tetapi lumayan lah


Teh Melati

Beberapa tips membuat teh

  • Gunakan air yang belum pernah direbus. Jangan menggunakan air rebusan yang sudah dingin untuk kemudian dipanaskan lagi
  • Gunakan teko yang tepat
  • Jika akan menambahkan dengan susu, gunakan susu segar, bisa juga susu kental manis (jika ingin manis)
  • Jangan menggunakan susu bubuk atau susu yang mengandung krim, karena krimnya akan mengambang dipermukaan teh
  • Pakailah gula pasir. Sebaiknya tidak menggunakan gula merah karena terlalu manis untuk teh


Sekilas sejarah minum teh

Disadur dari buku Tong Sin (buku kebijaksanaan Cina)
Kebiasaan minum teh di Cina dimulai pada masa dinasti Qin (221 – 226 SM) dan meluas ke Cina utara dan lembah Yangtze pada masa kekaisaran Han (206 – 220 SM) dan menjadi kebiasaan penting pada jaman dinasti Tang (618 – 907).
Pendeta budha ikut mempopulerkan teh, yang mereka tanam di daerah luas di sekitar kuilnya. Mereka mengatakan bahwa teh membantu mereka terjaga saat melakukan meditasi, dan akhirnya mereka memasukkan upacara minum teh dalam kegatan keagamaannya.
Pada akhir abad ke dua belas, warung tehpun menjamur di seluruh wilayah Cina, dan kebiasaan minum teh amat digemari oleh kalangan terpelajar, penyair dan bangsawan.

Demikian tulisan tentang teh ini yang saya kutip dari beberapa sumber, semoga menginspirasi

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK