Resep Burung Dara Goreng

Sebelum ngomongin resep burung dara goreng, yuk kita ngobrol dikit tentang burung dara ini.

Burung dara yang sering juga dikenal dengan nama burung merpati, merupakan burung yang unik yang sering juga menjadi lambang kesetiaan. Sangking sudah menjadi lambing kesetiaan, sering kita melihat dalam pesta pesta pernikahan dibuat ritual melepaskan sepasang burung merpati.

Burung Dara Goreng
Yuk kita smak filosofi dari ritual ini.

Kita mulai dari saat sang burung ini saling ‘naksir’. Saat sedang tebar pesona, merpati jantan biasanya membungkuk, menggembungkan tenggorokannya (ahaa biar kliatan gagah ngkali ya) dan mulailah pasang gaya dihadapan ceweknya. Jika ‘konek’ maka si jantan akan menyuapkan makanan ke mulut si bentina,, wow so sweet.. Dan jika sudah tiba masa kawinnya si betina akan membungkukkan badannya dan si jantannya akan ‘menclok’ ke punggungnya. Dan resmilah mereka menjadi pasangan. 

Saat membangun sarang untuk ditinggali bersama, maupun membesarkan anak, merekapun melakukannya dengan bergotong royong. Merpati jantan mencari bahan bahan untuk membuat sarang mereka. Bahkan mengerami telurnyapun dilakukan secara ‘shift’, dimana sang jantan akan mengerami telurnya dari pagi hingga sore, kemudian shift malamnyapun dilanjutkan oleh sang betina.

Sifat yang patut diacungkan jempol dari merpati ini adalah kesetiaan. Sangat setia terhadap pasangannya. Gak ada selingkuh deh pokoknya.. Keren ya..

Hal yang unik lagi dari merpati ini, adalah sangat ingat jalan pulang. Gak pernah nyasar deh pokoknya. Nah mungkin hal ini juga yang perlu kita teladani, Tentu saja maksud saya dalam arti luas. Jadi sekali kita sudah menemukan sesuatu yang lebih enak dan lebih mantap, janganlah lupa ‘jalan pulang’ dan jangan sampai kita ‘nyasar’ saat mereguk kenikmatan yang diberikan oleh dunia..

Yaa pokoknya gitu deh cerita singkat tentang si merpati ini, walaupun masih banyak kelebihan lainnya.

OK?

Udah ya, sekarang lanjut ke kuliner,

Sejak kecil saya memang terbiasa mengkonsumsi burung dara ini, karena dulu di rumah kami memelihara burung dara. Dan mungkin sangking hampir setiap hari mengkonsumsinya, sampai saya merasa hidangan ini sih biasa biasa aja. Sensasi kelezatannya sudah tidak ada lagi.

Waktupun bergulir, banyak tahun kemudian. Setelah saya bekerja, saat saya sedang tugas ke Semarang, kembali saya dipertemukan dengan hidangan yang namanya burung dara goreng. Kala itu saya sedang menikmati kuliner Semarangan di simpang 5. Disitulah saya merasakan sensasi kelezatan burung dara goreng. Wow ternyata mantaaap.. Dan sejak saat itu, menu burung dara gorengpun masuk ke salah satu menu favorit saya. Dan setelah mengutak atik kesana kemari, ketemulah resep ini yang saya rasa paling cocok dengan lidah saya. Berniat mencoba?

Simak yuk …

Resep burung dara goreng


Bahan:
  • 1 ekor burung dara dewasa, atau bisa juga 2 ekor burung dara yang berumur 10 -12 hari
  • 3 bawang putih
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm ang ciu (arak masak)
  • 2 sdm kecap manis
  • 3 sdm margarine
  • 1 sdt bubuk merica
  • 2 jeruk limau
  • ½ gelas kecap asin untuk merendam
  • Margarine untuk menggoreng


Cara membuat
  • Bersihkan burung dara, rendam dalam kecap asin selama 15 – 20 menit
  • Panaskan margarine. Goreng burung dara hingga setengah matang. Angkat dan belah dua
  • Panaskan margarine, tumis bawang putih sampai harum kemudian masukkan semua bumbu bumbunya
  • Masukkan burung dara, masukkan air jeruk limau dan masak hingga matang.
  • Siap dihidangkan

Demikian resep burung dara goreng, semoga menginspirasi 

Enjoy and happy cooking

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK