Resep Masakan Manado Renga Bumbu Kuning

Renga dalam bahasa Manado adalah keong yang hidup di tanah berdasar lumpur serta ditumbuhi rerumputan air dengan aliran air yang lamban. Jadi di sawah sawah atau danaulah habitatnya. 

Renga bumbu kuning ala Manado
Dalam bahasa tempat lain renga atau keong sawah ini juga dikenal dengan nama Tutut. Salah satu keong air tawar yang sangat digemari oleh masyarakat Manado dan sekitarnya. Loh koq salah satu? Iya, karena keong air tawar di Manado ada 2 jenis yakni renga dan Kolombi. Secara bentuknya emang kedua keong ini mirip, hanya beda size dan habitat saja. Renga adalah jenis keong air tawar yang kecil. Kurang lebih berdiameter sekitar 2.5 cm. Hidup di sawah sawah dan jarang ditemui di danau. Sedangkan Kolombi adalah jenis keong yang besar. Bentuk mirip dengan renga, hanya saja Kolombi berdiameter sekitar 7 cm.Terbalik dengan renga. Kolombi sangat jarang ditemui di sawah sawah, populasinya banyak ditemui di danau.

Untuk masakan Manado , olahannya juga berbeda. Renga biasanya di olah menjadi Renga Bumbu Kuning sedangkan kolombi diolah menjadi sate. Sate Kolombi… wow lezatos.. Lain waktu ya saya bahas tentang Kolombi. Kali ini tentang renga dulu.

Renga atau keong sawah atau tutut juga merupakan makanan sarat gizi. Sesuai dengan info yang saya lihat di Wikipedia bahwa kandungan gizi pada renga/ keong sawah/ tutut ini dalam setiap 100 gr nya adalah protein 12%, kalsium 217 gr, rendah kalori dan berkandungan 81 gr air .. Mantap kan?

Selain itu juga perlu diketahui bahwa renga/ keong sawah/ tutut ini juga berperan utama sebagai perantara penularan cacing trematoda ke dalam tubuh manusia… Wow.. tapi jangan langusng takut dan langsung phobia terhadap hal hal seperti ini. Karena saya melihat gejala banyak orang sekarang, begitu melihat fakta jelek dalam kandungan suatu bahan makanan langsung phobia, tidak mau mengkonsumsi dan mulai menyebar nyebarkan fakta jelek . Share kemana mana melalui media komunikasi seperti BBM, WA, SMS , email dan lain sebagainya..

Makanya saya katakan tadi, jangan khawatir. Ada koq pemecahan masalahnya. Larva larva cacing trematoda ini akan langsung mati jika renga/ keong sawah/ tutut ini direbus. Besar kecilnya api juga berpengaruh terhadap pembasman larva cacing trematoda ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva cacing trematoda akan mati selama perebusan 20 menit pada api besar, 39 menit pada api sedang dan 62 menit pada api kecil… Naaah sekarang tidak perlu ada yang ditakutkan lagi, bukan…?

Selanjutnya, mengkonsumsi renga/ keong sawah/ tutut  ini juga termasuk agak agak gimanaaa gitu. Sangat nikmat jika kita mengkonsumsinya dengan menyedot dagingnya. Hahaha tentu saja menimbulkan suara suara yang gak nyaman di kuping saat kita sedang makan.Oleh sebab itu orang enggan menyajikan hidangan ini dalam acara pesta, walaupun harganya juga bukan dibilang murah.

Ok..? fakta nutrisi beres, lama perebusan beres juga… sekarang kita simak resepnya…. Yuk ini dia..

Resep Renga Bumbu Kuning

Proses persiapan memasak
  • Rendam renga/ keong sawah/ tutut semalaman. Jangan lupa ganti airnya 2 – 3 kali
  • Bersihkan cangkangnya dari lumpur dan aneka kotoran yang menempel. Gunakan sikat yang tidak terlalu keras bulunya, agar kotoran cepat keluar dan cangkang menjadi lebih bersih
  • Potong bagian belakang cangkang untuk mengeluarkan kotorannya

Bahan:
  • 1 Kg renga
  • 4 bawang merah
  • 4 bawang putih
  • 4 cm kunyit
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 cm jahe dimemarkan
  • 2 daun bawang kecil, kalau yang besar pakai 1 saja
  • 2 sereh dimemarkan
  • 750 cc air
  • Garam secukupnya
  • Penyedap (jika suka)

 Cara membuat
  • Rebus renga/ keong sawah/ tutut dalam jahe, kunyit dan sereh sekitar 30 menit
  • Pada tungku terpisah Tumis  bawang putih, bawang merah, jahe hingga berbau harum
  • Masukkan daun bawang, daun jeruk dan sereh. Aduk aduk hingga bumbu layu
  • Masukkan ke dalam rendaman renga/ keong swah/ tutut, aduk sebentar 
  • Masak hingga matang. Perhatikan waktu merebusnya agar mengikuti petunjuk di atas
  • Siap untuk disajikan

 Catatan:
Resep ini juga bisa ditambahi santan. Tergantung selera. Jika akan ditambah santan, bisa juga menggunakan santan instant  Pakai 30 ml santan instant atau separuh dari santan instant kemasan 65 ml. Jika akan menggunakan santan, masukkan santan paling akhir kemudian diaduk aduk sebentar agar mantang. Angkat

Cara menyantap
  • Hahahhaa .. ini yang paling’horor’, jangan pernah berharap anda bisa makan denan anggun saat menikmati hidangan yang satu ini.
  • Siapkan tusuk gigi yang bersih
  • Tusuk bagian belakang cangkang dan sedoooooot slurp … mantaaaap

 Demikian resep renga bumbu kuning masak Manado. Semoga berkenan. 

Enjoy and happy cooking

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon komentarnya tidak mengandung unsur SARA, SEX dan POLITIK